Friday, June 22, 2012

MENGUMPULKAN BAHAN (FOKLOR)


a.       Perekaman
Perekaman itu ada dua jenis.yaitu yang pertama perekaman dalam koonteks asli ( natural). Cara ini disebut sebgai pendekatan otnogafis. Kedua,perekaman dalam konteks tak asli,yaitu perkaman yang sengaja diadakan.penggunaan kedua cara ini bergantug pada tujuan penelitan.
Sebenarnya pada pengumpulan yang baik itu tidak terletak pada cara pengumpulan tetapi pada aslinya.hasil ini mmpunyai dua sifat yaitu:
1.      Rekaman itu baik dan jelas
2.      Mengadung keterangan yang diperlukan utuk meleyakan baha dalam kontek sosio-budayannya.
Hal-hal yang perlu diingat dalam perekaman cara pertama adalah:
1.      Kehadiran penelitia dan alat –alat perekaman akan mengganggu situasi,ia aka menimbulkan kesan tertentu pada pencerita atau tukang cerita;
2.      Tukang cerita tak lancar bercerita ( malu,kikuk);
3.      Ada tukang cerita yang kemudian lancar dan bergairah bercerita manakala rekaman suaranya diperdengarkan kembali;
4.      Cara ini tidak mudah;sebab bercampur dengan unsur-unsur lainnya (misal: tepuk tangan ) sehingga hasilnya sulit ditraskripkan dalam tulisan.
Sedangkan hal-hal yang perlu diingat dalam perekaman cara kedua adalah:
1.      Jenis ini merupakan jenis khusus utuk mengumpulkan bahan
2.      Tanpa konteks,rekaman dapat dilakukan distudio,atau ditempat lain ( misal suara penonton tepuk tangan dan lain-lain)
3.      Ntuk keperluan kajia rekaman ini disertai catatan –catatan khusus perihal yang direkam.
b.      Catatan yang harus dibuat
Perihal catatan harus dibuat oleh peneliti catatan itu menyangkut masalah rekaman informan dan bahan.
Dalam hal hubungan dengan rekaman catatan –catatan yang harus dibuat itu menyangkut:
1.      Tanggal rekaman
2.      Tempat rekama ( keadaa masyarakat )
3.      Rekaman asli atau tak asli.
4.        Perekam( orang yang melakuka rekaman)
Hal-hal diatas dalam susunannya diubah apabila hal-hal itu digunakan untuk tujuan pengarsipan.
Dalam hubungan dengan informan,catatan-catatan yan harus dibuat yaitu:
1.      Nama
Umur
Jenis kelamin
Pekerjaan
( pendidikan ,
Masyarakat apa siinforman itu),
Bahsa sehari-hariyang dipakai,dan cara kedudukannya dalam masyarakat.
2.      Asli/bukan asli ( dalam hubungan dengan bahan yang yang direkam)
3.      Pengalaman
Pengalaman yang berkaitan denga bahan yang direkam misalnya:dari sisapa bahan itu diperoleh.mengenai masalah bahan maka hal-hal yang perlu dicatata adalah :
1.      Genre( sage,legenda,mite,fabel,dan lain-lain)
2.      Istilah–istilah lain yang digunaka dalam masyarakat setempat (misalnya,istilah ungkapan disebut sebagai wasita adi,jawa)
3.      Mengapa dilakukan (apa tujuan suatu genre sastra lisan itu dituturkan atau diyanyian dalam masyarakat).
4.      Asal-usul tradisi atau bahan itu dalam masyarakat
5.      Penjelasan- penjelasan terhadap perlambangan –perlambangan atau kata-kata ayang tidak diketahui maknanya itu crita yang sesungguhya ataukah hanya perlambangan belaka).
c.       Pengetahuan penelitian
Disamping hal-hal diatas seseorang peneliti harus mengethui hal-hal seperti berikut yaitu:
Pertama pengamatan perlu dilakukan secara teliti ( terhadap masyarakat sekitar).kedua pengamatan itu termasuk : sambutan–sambutan dan reaksi dari penonton,reaksi –reaksi pada tempat-tempat tertentu(babak lawak,selingan,peperangan,dan lain-lain) ketiga pengamatan terhadap hubungan antara bahan dan masyarakat.

Ada lagi yang perlu dibuat oleh seseorang peneliti yaitu:peneliti harus membuat komenter,komentar peneliti itu harus lah menyangkut masalah:
1.      Terhadap tempat dan kedudukan bahan yang direkam ( dalam masyarakatnya)
2.      Bahan itu masih hidup segar atau telah pudar
3.      Terdapat diantara orang-orang tua saja atau kah pada anak-anak.
4.      Hanya diketahui saja dan tidak dipraktekan
5.      Bahan-bahan itu merupakan tradisi asli stau sudah bercampur dengan tradisi lain.
6.      Adakah usaha-usaha menghidupkan lagi dan apakah sebabnya mengapa demikian.
Untuk memberi daging ( pendalaman) pada komentarnya seseorang peneliti harus mengetahui latar belakang sosio budaya masyarakat yang akan ditelitinya( melalui literatur)

Bila penelitian itu dikaitkan dengan penelitian linguistik maka perlu diperhatika alat ucap informan ( catat dan tidak catat).dan untuk bahan-bahan tertentu,perlu sekali dibuat gambar-gambar (lukisan atau foto).
d.      Petunjuk pengumpulan
Petunjuk pengumpula ini dapat dibagi menjadi tiga bagian yaitu: Pertama : sebelum pengumpulan kedua sewaktu pengumpulan dan ketiga sesudah pengumpulan.  
a.       Sebelum pengumpulan
1.      Latar belakang bahan yang dikumpulkan perlu diketahui terlebih dahulu ( masyarakatnya dan lain-lain) melalui literatur yang ada.
2.      Alat-alat yang perlu dipersiapkan :
Kamera,tape recorder,batu batrai yang cukup,belajar lebih dahulu menggunakan alat-alat yang aka dipakai ,alat-alat yan digunakan sebaiknya ( agar tidak terkena air bila hujan)
3.      Persiapan –persiapan lain :
Bku catatan,pensil/balpoin,pakaian yan cukup,obat-obatan, bahan-bahan makanan atau bahan-bahan lain untuk ganti honorarium  informan,lampu senter( untuk waktu mala ),tali-tali.
4.      Hal-hal lain lagi:
1.      Juru bahasa: perlu dipikirkan penggunaan juru bahasa bila bahasa informan menjadi hambatan ( dalam hal ini perlu memilih juru bahasa yang baik da dapat dipercaya).